LP3M INVESTA

Melihat Window Dressing dari Jurus Bandarmologi

Akhir tahun 2021 sudah hampir usai, ini pekan terakhir sebelum perdagangan saham di bursa tutup tahun. Pertanyaan klasik para investor ritel adalah saham apa yang akan terjadi Window Dressing (WD) ? Kapan akan terjadinya? Biasanya WD terjadi pada bulan Desember khususnya menjelang tutup tahun.

Banyak investor kali ini mulai ragu apakah akan terjadi WD mengingat IHSG masih belum menunjukkan pergerakkan yang agresif bahkan nilai transaksi cenderung lesu dibawah rerata harian.

Seperti sering saya ungkapkan bahwa sudah beberapa waktu terakhir ini kondisi pasar mengalami perubahan yang berbeda dengan masa lalu. Pergerakkan IHSG sering di ring sempit naik turunnya dalam batasan yang relatif kecil, sebentar naik sebentar kemudian turun.

Benarkah tidak ada WD ? Kalau yang dimangsud WD hanya untuk IHSG bisa jadi memang sepertinya tidak bisa diharapkan terlalu berlebihan, bahkan jika bisa mencapai 6700 di akhir tahun nanti sudah hebat.

Namun jika menurut pengamatan saya sebenarnya WD sudah mulai terjadi untuk individual saham mengingat beberapa saham sudah mengalami kenaika signifikan sampai akhir pekan kemarin.

Setelah saya telisik dari jurus bandarmologi beberapa saham yang naik signifikan tersebut bisa saya simpulkan sebagai beikut:

1. Jumlah kepemilikan saham mayoritas masih dipegang oleh pengendali atau institusi tertentu.

2. Saham tersebut juga tidak selalu didukung fundamental yang memadai, bahkan beberapa diantaranya masih mencetak rugi atau Price Easning Ratio (PER) dan Price Earning (PBV) yang tinggi.

3. Volume dan nilai transaksi harian rerata juga relatif kecil.

4. Bukan saham kategori Blue Chip dan bukan kategori yang mempunyai kapitalisasi pasar yang besar.

Saham-saham tersebut antara lain adalah dengan kode YPAS, RONY, PCAR, MSIN, JAST yang pekan kemarin loncat tinggi harganya.

Sedangkan saham-saham dari kategori Blue Chip dan kapitalisasi besar justru masih belum menampakkan sinyal WD yang positif.

Apakah sisa 4 hari ini akan terjadi kejutan? Tentu pasar yang lebih mengetahui.Namun sebaiknya kita berusaha realistis tidak berharap yang berlebihan ketika kondisi pasar mengalami perubahan.

Salah satu perubahan itu adalah saat ini investor lokal lebih dominan menguasai pasar secara harian, dimana karakternya lebih banyak trading jangka pendek.Selain itu musim IPO dan Aksi Korporasi sedang beruntun masuk pasar yang kemungkinan mempengaruhi sirkulasi keuangan dipasar reguler.

Pesan saya, jangan hanya terpaku pada adanya WD yang jika dipaksakan bahkan bisa terjebak jika salah pilih saham.

Tetap utamakan kinerja dan prosoek perusahaan sebagai pilihan investasi.

Salam

Hari Prabowo

Hari Prabowo Investa

Ketua LP3M INVESTA

Add comment