LP3M INVESTA

Pekan terakhir Menyambut Bulan “Baik”

Kita mulai memasuki pekan terakhir bulan Oktober 2021, di mana ada momen yang cukup menarik untuk disikapi oleh investor maupun trader saham. Pelaku pasar modal sudah sering mendengar istilah “Sell in may and go away” yang diartikan bahwa selama 6 bulan antara Mei – Oktober adalah bulan yang “kurang baik” untuk pasar saham, sedangkan bulan November – April dianggap bulan “baik”.

Sebenarnya hal tersebut masih terjadi perbedaan pendapat dari berbagai pihak, ada yang setuju dan ada yang tidak setuju. Masing-masing memberikan argumentasi dan data pendukungnya.

Rata-rata data riset dan penelitian yang mereka sajikan adalah indeks bursa dunia dan lebih banyak di Amerika dan Eropa.

Nah, padahal kita lebih penting terhadap IHSG di BEI, jadi akan lebih “pas” jika kita memperhatikan masa lalu IHSG untuk menyimpulkan apakan istilah “sell ini may and go away” benar atau sekedar mitos.

Data yang pernah saya baca disuatu media bahwa bulan November – Januari adalah bulan dimana IHSG lebih banyak “menguat”.

Untuk itulah pada pekan terakhir Oktober ini menjadi moment penting buat menyambut “bulan baik” di bursa saham kita.

Jika optimis bulan Nopember sampai Januari bursa cenderung naik maka yang mesti dilakukan investor beli atau jual ? Tentu hal ini tidak serta merta dianggap semua saham akan naik semua, investor tetap juga mesti pilah-pilah sahamnya.

Saham mana yang sekiranya akan naik signifikan dalam 3 bulan kedepan. Bulan November – Januari memang secara historis lebih banyak mengalami kenaikan, bahkan dalam kondisi krisis ekonomi seperti tahun 2008 dan saat pandemi tahun 2020.

Kesimpulannya adalah manfaatkan akhir bulan Oktober ini sebaik mungkin karena ada peluang yang bagus guna mendapatkan hasil investasi dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.

Semoga bermanfaat sebagai pengetahuan karena pengetahuan itu itu adalah modal utama dalam investasi.

Salam

Hari Prabowo.

Hari Prabowo Investa

Ketua LP3M INVESTA

Add comment