LP3M INVESTA

POMPOM SAHAM

Saya baca kemarin wakil Presiden Ma’ruf Amin tiba2 peringatkan investor pemula agar tidak terjebak tukang poppom saham.
Saya rasa apa yang disampaikan wakil Presiden itu pasti punya alasan dan punya dasar.

Tukang pompom saham adalah mereka yg suka merekomendasikan saham dengan “tujuan tertentu”.
Nah tujuan tertentu itu biasanya untuk keuntungan sendiri si tukang pompom tersebut.
Berbeda dengan rekomendasi oleh analis profesional yg independen dalam memprediksi suatu harga saham utk pertimbangan dan kepentingan investor.

Biasanya modus dari si tukang tadi adalah jika si tukang pompom atau pihak tertentu sudah terlebih dahulu akumulasi suatu saham dalam jumlah yang banyak, maka pihak tertentu atau situkang pompom tadi baru “tebar pesona” di medsos bahkan di media dengan tujuan para investor akan terpengaruh dan ikut membeli saham yang disebut2 tukang pompom.
Nah bisa ditebak ujungnya situkang pompom dan pihak tertentu tersebut berkesempatan menjual seluruh sahamnya diharga yg menguntungkan.
Siapa pembelinya? Ya investor ritel atau pemula tadi.

Lebih kacau lagi jika si tukang poppom sudah menjual seluruhnya mereka dengan ringan sambil senyum2 berbicara lain lagi yang bernada negatif atas saham yang semula diberitakan positif dan prospektif itu.
Dan apa tujuannya? Agar investor menjual lagi saham yg dibeli dengan harga dibawah serendah2 nya agar kelak bisa diborong lagi oleh tukang pompom.

Untuk itu dalam dunia investasi ini jangan mudah terpengaruh dengan isu, rumor dari pihak2 yang bukan profesinya sekalipun dia orang terkenal yang biasanya rekomen tanpa dasar yg jelas.
Lebih baik para investor belajar berbagai pengetahuan dari yang sudah punya pengalaman dan profesional.
Investor akan lebih punya kebebasan dan menyesuaikan investasinya dengan karakter masing2.

Dalam ilmu bandarmologi saya sudah jelaskan tentang modus2 bandar “mengkadali” investor ritel atau pemula.

Yuk tambah pengetahuan dan investasilah dengan mandiri.

Salam
Hari Prabowo.

Hari Prabowo Investa

Ketua LP3M INVESTA

Add comment