LP3M INVESTA

PSBB lagi, atau lagi-lagi PSBB

Setelah sempat bergerak di zona hijau diawal perdagangan IHSG akhirnya pindah ke zona merah dengan minus 1,17% di posisi 6065.
Berita mengenai akan diperkakukannya PSBB lebih ketat di Jawa dan Bali mendapat respon negatif dari pasar.
Perlu dimaklumi posisi Pemerintah memang sangat sulit karena harus bisa menekan kasus positif yang masih liar ini, namun di sisi lain kebijakan yang diberlakukan bisa berdampak terhadap perekonomian.

Sehari kemarin kasus positif covid-19 hampir mendekati 9000 dan ini terjadi setelah liburan panjang akhir tahun.
Vaksin yang diharapkan bisa menjadi benteng serangan covid masih dalam proses distribusi keberbagai daerah.

Hari ini IHSG akan kembali diuji dengan kebijakan PSBB tersebut, apakah akan kembali longsor dibawah atau timbul rasa percaya diri dan mampu bertahan untuk bermain di area 6000 – 6200.
Tarik ulur PSBB sudah bukan hal baru sehingga dunia usaha sepertinya juga sudah bisa menyesuaikan diri agar tetap bisa bertahan.
Sehingga diharapkan kondisi pasar tidak terlalu ekstrim dalam menyikapi PSBB ini.

Investor sebaiknya tetap rasional menyikapinya baik cara memilih saham yang lebih sesuai dengan kondisi maupun strategi investasinya.
Peluang selalu terbuka jika bisa memanfaatkan ayunan harga saham ketika bergerak fluktuatif. Untuk itu sebaiknya cari saham yang bergerak aktif dengan frekuensi transaksi tinggi serta volume yang cukup.

Adapun saham-saham yang sesuai kriteria tersebut antara lain BBRI, BBCA, ELSA, ANTM, BBKP, SIMP.
Saham tersebut layak untuk dibuat target trading harian dengan strategi Buy On Weakness atau beli ketika harga turun drastis karena berpotensi mantul naik dalam jangka pendek.

Selamat trading.

Salam
Hari Prabowo

Hari Prabowo Investa

Ketua LP3M INVESTA