LP3M INVESTA

Hati-hati, IHSG Rawan Longsor

Mungkin saja awal pekan ini cuaca bursa kurang nyaman, bursa utama global berakhir memerah cukup signifikan dalam dua hari belakangan. Harga minyak dunia yang juga merupakan indikasi kondisi pasar juga turun tajam bahkan pagi ini sudah di bawah $40 utk jenis WTI.

Kalau yang lalu saya memprediksikan bahwa bulan Agustus punya kecenderungan IHSG menguat, namun untuk bulan September memang relatif lebih sulit prediksinya karena sering ekstrim antara naik yang tinggi atau sebaliknya terbanting ke bawah cukup dalam. Untuk itu sebaiknya lebih hati-hati tradingnya dengan tetap menjaga antara manajemen keuangan dan portofolio saham masing-masing.

Asing terus net sell cukup agresif dalam beberapa waktu terakhir, entah pertimbangan apa. Investor lokal masih mampu mengimbangi cukup solid sehingga IHSG tidak mudah lagi rentan terhadap tekanan asing. Sekalipun bisa saja IHSG hari ini tertekan tapi perkiraan saya tetap terjaga sehingga tidak terlalu dalam penurunannya. IHSG prediksi saya antara
5190 – 5250 hari ini.

Namun demikian tentu masih ada saham-saham yang layak dibuat trading harian, antara lain saya memilih saham BBKP yang masih dalam trend menguat dengan selesainya aksi korporasi Private Placement. Target Rp 300 dalan pekan ini saya kira masih bisa diharapkan. Saham BEST yang juga mengidentifikasikan penguatan menuju 160 setelah terjadi konsolidasi pekan lalu. Dari kategori blue chip saya menjagokan UNVR ditarget 8500.

Sedangkan saham yang bisa diperhatikan ketika sedang terjadi koreksi silahkan cermati BBRI, BBNI dan PWON.

Happy trading, happy cuan.

Hari Prabowo Investa

Ketua LP3M INVESTA

Add comment