LP3M INVESTA

8 Bulan Investasi ditahun yang sulit

Hari ini akhir bulan Agustus 2020 atau 8 bulan kita berinvestasi sejak awal tahun ini. Benar-benar tahun yang amat sulit karena sejak bulan Februari muncul wabah yang begitu dahsyat dan mendunia, covid-19. Semua sektor luluh lantak, bahkan sampai saat ini belum juga bisa teratasi dibeberapa negara termasuk negara kita.

IHSG turun 16% sejak awal tahun demikian juga mayoritas harga saham yang rontok tidak terkecuali kategori Blue Chip (BC), bahkan tidak sedikit harga saham yang rontok sampai lebih 50%. Walaupun demikian ada juga beberapa saham yang justru harganya naik berlipat sampai lebih 100%, inilah bursa saham yang begitu “berseni” karena punya karakter yang berbeda dengan investasi lainnya. Maka tak bisa kita hanya berharap dari “keberuntungan nasib” saja untuk investasi ini, namun pahami dengan baik apa dan bagaimana investasi di saham ini.

Lantas, bagaimana posisi portofolio saham kita? Turun sebanding dengan IHSG, atau lebih rendah atau sebaliknya malah lebih baik? tentu hanya kita masing-masing yang mengetahui. Mari kita cermati kondisi hari ini yang kebetulan akhir bulan, dimana biasanya ada fenomena window dressing.
Namun semua tidak bersifat mutlak, bisa jadi malah terkoreksi, setelah IHSG mengalami kenaikan sampai diatas 5300.

Ingat jangan terlena bahwa kondisi masih belum kondusif, covid belum bisa teratasi, ekonomi kita bahkan terancam resesi. Beberapa lembaga keuangan independen sampai Menkeu juga khawatir tentang kemungkinan resesi ini. Untuk itu jangan berlebihan kita berekspektasi terlalu tinggi tentang harga-harga saham, yang realistis saja. Kalaupun kita dapat profit sedikit asal rutin juga lumayanlah.

Jujur prediksi saya hari ini tentang IHSG masih bimbang antara naik atau turun, namun saya tertarik dengan beberapa saham setelah perhatikan berbagai kajian antara lain saham:
ADRO, MEDC, PTBA, ELSA dari sektor energi dan pertambangan.
Untuk sektor keuangan saya masih suka trading BBKP dengan target 310.
Sedangkankan yang dari lapis tiga ada ISSP, MCOR, BEST, MDLN dengan strategi Buy On Weakness (BOW).

Semua sifatnya disclaimer, bukan rekomendasi namun boleh diperhatikan. Segala keputusan investasi merupakan keputusan masing-masing.

gambar : Photo by Morning Brew on Unsplash

Hari Prabowo Investa

Ketua LP3M INVESTA

Add comment