LP3M INVESTA

January Effect Segera Datang?

Bulan Januari biasanya menjadi salah satu bulan yang sering dijadikan target panen raya bagi para investor sehingga diistilahkan January Effect.
Sampai kemarin IHSG masih lebih rendah dari posisi awal tahun 2020 yang 6283 atau saat ini masih lebih rendah 0,40% (6274).

Namun dari analisa saya dari berbagai aspek dan juga pergerakkan IHSG yang dimotori saham blue chip menunjukkan sinyal penguatan.
Cadangan devisa, penguatan nilai rupiah dan kenaikan beberapa harga komoditas menjadi dukungan yang positif bagi penguatan IHSG.

Kendala yang ada itu memanasnya situasi antara Iran dan Amerika Serikat yang dikhawatirkan menjadi perang terbuka dan berimbas kesektor ekonomi.
Jika hal ini terjadi memang menjadi beban berat untuk IHSG.

Namun jika kondisi membaik rasanya inilah awal aksi Januari Effect dimana beberapa harga Saham akan rebound dan rally cukup panjang sehingga mendukung IHSG menuju 6370 setidaknya pada akhir bulan Januari ini.
Saham Blue Chips yang mendukung antara lain sektor perbankan yaitu BBRI BBNI BBCA BMRI, selain itu TLKM ASII UNVR dan HMSP.
Dari sektor komoditas juga akan mendukung INCO, PTBA, TINS, ANTM, SIMP dan BWPT, karena saya masih optimis harga komoditas masih bisa menguat terutama Crude Palm Oil (CPO), nikel dan timah.

Kali ini pola trading harian akan saya rubah mingguan karena prediksi kedepan yang akan terjadi lompatan kecil tapi rutin.
Untuk menuju bullish saya masih belum berani memprediksi karena situasi eksternal tadi.

Bocoran Laporan Keuangan akhir tahun 2019 mungkin beberapa emiten sudah ada “rumor” atau analisis dari bulan-bulan sebelumnya, dan ini sangat penting buat para investor sebagai bekal investasi atau trading.

Kalau untuk hari ini di akhir pekan saya masih pegang SMGR, INCO, SIMP, SIIP, JPFA dan EAST menunggu masa panen dan target harga yang sudah saya tetapkan.

Selamat beraktifitas semoga sukses buat warga Investa semuanya. Aamiin..

Salam
Hari Prabowo.

Hari Prabowo Investa

Ketua LP3M INVESTA

Add comment