LP3M INVESTA

IHSG Mengejar Ketertinggalan

Sadar posisinya paling buntut dibanding bursa yang lain, kemarin IHSG melaju kencang nyaris naik 2% diposisi 6130. Sektor perbankan dan saham Blue Chip memimpin penguatan hingga bursa tutup sore hari.

Memang setelah IHSG terseok-seok karena berbagai hambatan internal antara lain masalah reksa dana yang kena sanksi OJK, dilihat dari Price Earning Ratio (PER) menjadi rendah dibanding bursa yang lain.
Secara fundamental ini menjadi layak beli buat para investor.

Tekanan akibat panic selling ini sebenarnya penurunan yang semu, justru sebagai peluang masuk bagi investor yang masih sedia cash dan berpikir rasional.

Semalam gantian DOW dan bursa global terutama Jerman, Inggris dan Perancis anjlok cukup dalam.
IHSG kembali diuji, apakah akan ikut arus turun atau mampu bertahan dan bahkan berani melanjutkan untuk naik kembali.
Jika melihat pergerakkan IHSG kemarin saya optimis akan terjadi penguatan lanjutan.

Apalagi beberapa harga komoditas juga kembali naik seperti timah, nikel, aluminium sehingga berpotensi mendorong harga saham sektor tambang seperti INCO, TIMAH, ADRO, ELSA, PTBA.

Lihat saja jika saham bank papan atas BBRI, BBCA, BBNI, dan BMRI masih hijau kemungkinan besar IHSG juga akan naik bahkan tidak menutup kemungkinan sentuh di 6200.

Harapan bulan Desember bulan penuh berkah semoga menjadi kenyataan.

Salam
Hari Prabowo

Hari Prabowo Investa

Ketua LP3M INVESTA

Add comment