LP3M INVESTA

IHSG Lesu Darah

Selagi bursa global dan regional menjelang akhir tahun 2019 ini hingar bingar menghijau, bahkan indeks Dow Jones dimana biasa menjadi fokus bursa yang lain mencapai level tertingginya, IHSG malah memerah dan masih di bawah ketika awal tahun ini 2% (saat ini 6070).
Agak mengeherankan memang karena angka-angka ekonomi tidak buruk, inflasi dan suku bunga juga berangsur turun, tetapi pasar memang sulit didekte.

Kalau toh alasannya perang dagang yang melibatkan Amerika Serikat dan Tiongkok toh bursa yang lain terutama Eropa bisa tumbuh signifikan.
Memang Laporan Keuangan emiten mulai kuartal dua dan tiga lebih banyak yang menunjukkan hasil kurang bagus.

Tahun 2019 ini memang bisnis sekuritas menunjukkan kurang bergairah dan bahkan stagnan.
Banyak prediksi para analis di awal tahun meramalkan pertumbuhan yang signifikan ternyata faktanya jauh dari perkiraan.

Bahkan berita akhir-akhir ini beberapa Reksa Dana juga mengalami penurunan Nilai Aktiva Bersih (NAB) yang juga signifikan.
Entah karena kondisi pasar atau kesalahan dalam menerapkan pengelolaannya karena beberapa sudah kena semprit dari OJK.

Ini bisa menambah runyam suasana di bursa karena bila beberapa Reksa Dana tersebut sampai melikuidasi produknya itu harus menjual portfolionya dan hal ini berarti akan menekan pasar.

Hari Prabowo

Harapan tinggal harapan karena akhir tahun 2019 tinggal sebulan lagi akankah IHSG masih bisa tumbuh dibanding awal tahun?
Angka-angka IHSG di 6500, 6700 bahkan 7000 seperti prediksi beberapa pihak sebelumnya sepertinya semakin jauh.
Bahkan ada kekhawatiran juga kalau sampai IHSG jebol di bawah 6000 maka secara psikologis akan menjadikan kondisi lebih berat.

Kini harapan salah satunya kemumgkinan adanya Window Dressing untuk “mengangkat” beberapa harga saham sesaat diakhir tahun.
Kesempatan menjadikan peluang investor untuk belanja saat ini? atau pasar akan kembali tertekan karena adanya “jual paksa” beberapa Reksa Dana yang terkena sanksi ?

Antara peluang dan resiko memang nenjadikan seni dalam berinvestasi di pasar modal.

Salam
Hari Prabowo

Hari Prabowo Investa

Ketua LP3M INVESTA

Add comment