LP3M INVESTA

Psikologi Investor Saham

Trading saham itu unik, maka selain kemampuan menganalisa juga dibutuhkan psikologi yang baik bagi investor yang mencari rejeki dengan “dagang saham”

Pernahkah anda merasakan hal-hal berikut?

  1. Terburu-buru membeli saham ternyata saat itu juga malah harga sahamnya turun
  2. Begitu menjual saham yang dipunyai tapi malah harganya naik terus
  3. Takut menjual saham anda yg sedang turun karena anda takut rugi tetapi justru harganya terus meluncur turun
  4. Berusaha menahan saham yang sebenarnya sudah untung lumayan dan berharap ingin mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi, tetapi justru kenyataannya malah harganya turun lagi
  5. Menjual saham yang telah lama disimpan karena harganya tidak kunjung naik dan menukar saham lain dengan harapan saham baru tersebut harganya segera naik, tetapi justru saham lama yang naik dan sebaliknya saham yang baru dibeli malah turun ?.

Peristiwa tersebut bisa membuat investor frustasi, galau dan bahkan putus asa karena merasa serba salah yang akhirnya mengakibatkan kerugian.

Untuk itulah sebagai investot perlu memahami antara lain:

  1. Kenali dulu perusahaan yang sahamnya akan dibeli baik dari sisi fundamental, prospek, manajemen dan juga teknikal harga sahamnya.
  2. Pahami bahwa fluktuasi harga saham dipengaruhi banyak faktor.
  3. Harga saham bisa naik atau turun secara drastis dalam waktu pendek atau bisa juga bertahap.
  4. Pergerakkan harga saham tidak ada yang tidak mungkin, tetapi juga tidak ada yang sifatnya pasti.
  5. Investor harus menentukan perencanaan-perencanaa tentang taget hasil, toleransi resiko dan jangka waktu investasi agar bisa mendapatkan hasil yg memadai.

Jangan mudah panik, jangan pula tamak, sesuaikan investasi sesuai dengan kemampuan dan karakter masing-masing.

Salam
Hari Prabowo

Hari Prabowo Investa

Ketua LP3M INVESTA

Add comment